Pesan Nasi Tumpeng di Ciganjur

Pesan Nasi Tumpeng di CiganjurKuliner Indonesia memiliki cita rasa yang enak dan nikmat, dengan berbagai ragam menunya di nusantara yang kaya bumbu rempah-rempah. Jadi tak hanya lezat dan nikmat, tapi juga sehat. Seperti berbagai menu lauk yang mendampingi nasi tumpeng. Nasi tumpengnya sendiri sudah sehat karena dibumbui dengan rimpang kunyit sebagai pewarna alami nasi tumpengnya. Sehingga cita rasa nasinya menjadi gurih dan khas harumnya, juga sehat.

Pesan Nasi Tumpeng di Ciganjur

Namun sesuai dengan maksud pembuatannya maka nasi tumpeng itu tak hanya berwarna kuning, ada juga nasi tumpeng yang terbuat dari nasi putih, dan mengikuti perkembangan jaman juga maka kini nasi tumpeng juga bisa terbuat dari nasi uduk, seperti tumpeng untuk perayaan kemerdekaan, ada juga yang diwarnai merah pada bagian atasnya dengan bahan bit dan putih di bagian bawahnya, lalu ada juga nasi tumpeng hijau, dari campuran sayuran hijau nasinyaΒ  lalu ada juga nasi dari beras merah, dan ada nasi tumpeng hitam dari nasi yang dicampur dengan kluwak dan lain sebagainya. Ukurannya juga beraneka ragam, ada tumpeng raksasa, sedang dan hingga mini.

Berbagai Acara Terkait Tumpeng

Sejak dulu tumpeng sudah digunakan dalam berbagai acara, mulai dari acara perayaan pernikahan saat upacara siramannya dengan tumpeng robyong, acara nujuh bulanan kehamilan dengan pembuatan tujuh tumpeng dan satu buah tumpeng yang lebih besar, ada juga tumpeng pungkur dan lain sebagainya. Tumpeng memang berasal dari budaya Jawa. Kini tumpeng banyak dipesan untuk perayaan acara syukuran dan hajatan, seperti syukuran wisuda, dan pesta ulang tahun, baik itu acara ulang tahun pribadi perorangan, hingga acara ulang tahun perusahaan dan peresmian suatu proyek atau acara pendirian suatu bangunan dan lain sebagainya. Suatu tradisi dan kebiasaan yang bagus, daripada mempergunakan kue tart, yang tidak sehat dan tinggi lemak serta tinggi gula, juga gluten. Tumpeng itu selain sehat dan enak juga penuh makna yang bagus, untuk keselamatan. Bisa pesan nasi tumpeng di Ciganjur.

Tujuan dan filosofi tumpeng adalah berasal dari kata piTU atau tujuh yang dalam bahasa jawa kepanjangan makna katanya adalah putilungan atau pertolongan, yakni dari jumlah lauk tumpengnya, dan mempeng, atau tekad bulat yang penuh kesungguhan. Bentuknya yang runcing kerucut ke atas merujuk permohonan pertolongan kepada Tuhan, dan juga lambang kemakmuran negri ini yang penuh dengan gunung-gunung dan tanahnya yang subur yang dilambangkan dengan lauk sayurannya yang berwarna hijau, berupa kuluban atau semacam karedok berbumbu kelapa parut matang yang telah dikukus, atau yang sering disebut sebagai urap, juga berbagai mineral dan bebatuan hasil tambang yang dilambangkan ada lauk sambal goreng hati dengan butiran telur puyuhnya, abon kacang tanah, cabai, juga perkedel, kering tempe, dadar iris dan lain sebagainya, selain ayam goreng dan ikan, baik itu ikan teri atau bandeng, atau udang dan lain sebagainya.

Infografik Menu Royal Tumpeng

Berbagai Lauk Tumpeng dan Filosofinya

Aneka lauk yang melengkapi nasi tumpengnya juga sarat makna. Bisa bervariasi pilihannya, yang penting berjumlah tujuh macam, dan ada sayuran urapnya, dengan aneka sayurannya. Berikut beberapa filosofi aneka lauk dan hiasan tumpeng tersebut.

Cabai Merah

Lombok abang atau cabai merah besar sebanyak satu buah yang sering ditancapkan dengan sambungan lidi pada puncak nasi tumpengnya melambangkan nyala api penunjuk jalan dan juga cahaya penerang antara benar dan salah, yang dipadu dengan warna kuning nasi tumpengnya menjadi perlambang kesuksesan dan kemakmuran, anugerah dari Tuhan.

Telur Rebus Bulat

Adanya telur rebus bulat utuh pada lauknya, baik itu dari telur ayam atau telur burung puyuh melambangkan kebulatan tekad. Telur ayam rebus tersebut juga kadang dimasak sebagai telur balado, atau di areh bersama dengan ayam ingkungnya, atau dibumbu kuning bersama irisan wortel dan mentimun dimasak acar kuning, bisa juga dimasak kecap, tergantung selera.

Ayam Utuh Bakar atau Goreng atau Rebus Ingkung

Lauk tumpeng juga ada ayam kampung jantan utuh yang aslinya adalah dimasak ingkung, atau direbus dengan aneka bumbu rempah-rempah jadi lezat, dan gurih sekali juga sehat. Dalam perkembangannya lauk ayamnya bisa tidak harus dari ayam kampung dan juga tidak harus utuh dan juga tidak harus dari ayam jantan, dan dimasaknya juga tidak harus diareh tapi bisa juga dengan dibakar atau digoreng, baik itu goreng biasa, atau digoreng rempah laos atau digoreng keremes dengan tepung. Filosofi maknanya adalah agar tidak jadi sombong setelah mencapai kesuksesan, seperti hewan ayam, yang suka berkokok di sana sini.

Sambal Goreng Ati

Hati ini melambangkan filosofi lembah manah, atau lembut hati dan selalu rendah hati serta membumi, tidak melupakan asal usul dan peran serta juga bantuan dan dukungan dari orang lain.

Teri Kacang

Ikan teri kecil-kecil dalam jumlah yang banyak ini bisa dalam bentuk peyek teri atau disambal atau digoreng, melambangkan kebersamaan dan kerukunan.

Perkedel Kentang

Perkedel kentang aslinya dibentuk bulat-bulat kecil-kecil disajikan bersama dengan daun kemangi mentah. Perkedel kentang ini melambangkan kebersatupaduan, dari beragam latar belakang bersatupadu membulatkan tekad untuk maju bersama, berjuang mewujudkan cita-cita diiringi doa bersama yang hasilnya seharum dan sesegar hijau daun kemangi yang dinikmati bersama.

Kuluban atau Aneka Sayuran diUrap

Berbagai sayuran rebus dan dibumbui dengan parutan kelapa yang telah dikukus. Tiap jenis sayurannya juga sarat makna, ada bayam yang melambangkan kesederhanaan, ayem tentrem atau aman damai, ada kangkung yang bisa hidup di air dan di darat yang melambangkan kemampuan menyesuaikan diri, agar bisa hidup dimana saja, ada kluwih yang melambangkan linuwih atau kelebihan, sedangkan bumbu urapnya melambangkan urip atau kehidupan.

Selain itu ada kacang panjang utuh agar berpikir panjang dan brambang atau bawang merah kupas agar bertindak dewasa dan berpikiran matang. Tumpeng selain lezat dan sehat juga sarat makna.