Apakah Nasi Kebuli Bagus Untuk Diet – Masyarakat tentu sudah tak asing lagi dengan kuliner bernama nasi kebuli. Nasi dengan rasa gurih dan aroma rempah yang kuat ini sangat menggugah selera hingga menjadi kuliner yang cukup populer di Indonesia. Tak hanya enak dan menyenangkan nasi kebuli ternyata juga menyehatkan.

Apakah Nasi Kebuli Bagus untuk Diet?
-
Penggunaan Beras sebagai Sumber Energi Kompleks
Nasi kebuli mayoritas tidak menggunakan beras pada umumnya yang digunakan untuk membuat masakan nasi lainnya dari nusantara. Untuk hasil yang lebih gurih dengan aroma kuat dan penampilan tidak menggumpal nasi kebuli sengaja memakai beras basmati.
Bahan ini sendiri merupakan beras yang digunakan untuk kuliner Timur-Tengah seperti berbagai masakan India. Beras ini menghasilkan butiran terpisah saat karena memiliki kandungan pati yang cenderung lebih sedikit. Selain itu basmati memiliki glikemik yang lebih rendah sehingga tidak membuat lonjakan gula darah pada tubuh. Hal ini dapat membuat nafsu makan terkontrol sehingga jika ada pertanyaan apakah nasi kebuli bagus untuk diet maka jawabannya adalah sangat tepat.
-
Adanya Lemak Sehat dari Penggunaan Minyak Samin
Tak hanya sumber karbohidrat dari beras basmati ternyata minyak samin yang digunakan untuk menumis bumbu dan daging memiliki banyak keuntungan. Terutama untuk Anda yang sedang melaksanakan program diet karena kandungan lemak baiknya yang cocok untuk kesehatan.
Minyak samin dikenal memiliki kandungan lemak sehat seperti omega-3 dan omega-6. Selain itu lemak tersebut juga bisa membuat Anda merasa kenyang dengan durasi yang jauh lebih lama sehingga cocok untuk mengontrol nafsu makan. Untuk program diet Anda bisa menggunakan minyak samin sebagai pengganti mentega.
-
Rempah-rempah Sehat yang Digunakan
Nasi kebuli tentu tidak bisa dipisahkan dari rempah-rempah seperti jinten, kapulaga, cengkih, yang dapat menjadi jawaban apakah nasi kebuli bagus untuk diet. Rempah-rempah tersebut disinyalir dapat meningkatkan metabolisme dalam tubuh sehingga kalori dalam tubuh akan terbakar dengan lebih cepat. Selain itu rempah-rempah juga memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang baik untuk tubuh,
-
Protein dari Daging Kambing atau Ayam
Protein merupakan salah satu kebutuhan gizi paling penting untuk tubuh. Sebagai sumber energi tubuh harus mendapatkan asupan protein secara cukup tiap harinya. Oleh karena itu menggunakan daging kambing atau daging ayam pada nasi kebuli sebagai menu diet sangatlah tepat karena daging tersebut memiliki kualitas yang tinggi.
Protein disinyalir memiliki kegunaan untuk membuat tubuh merasa kenyang secara lebih lama serta membuat proses metabolisme tubuh menjadi lebih lancar. Hal itu akan membuat tubuh dapat mengontrol nafsu dan porsi makan serta membakar kalori dengan lebih cepat. Selain daging ayam atau daging kambing Anda bisa menggunakan daging sapi ataupun daging hewan lainnya yang memiliki kandungan protein tinggi.
-
Kaya Serat dari Acar atau Sayuran
Nasi kebuli dikenal memiliki rasa berminyak dan licin di mulut. Hal itu karena penggunaan minyak samin dalam menumis rempah-rempah hingga memasak beras basmati. Untuk menetralisirnya penggunaan acar yang terdiri dari timun dan wortel dapat menjadi opsi yang menyegarkan.
Selain itu Anda juga bisa menggunakan salad sebagai pendamping nasi kebuli. Salad yang kaya serat akan membuat pencernaan tubuh semakin lancar sehingga proses metabolisme dalam tubuh juga akan berjalan lebih cepat. Sayur dari salad pun juga akan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.
Kandungan Gizi Dalam Rempah yang Biasa Digunakan
-
Jintan yang kaya Antioksidan dan Zat Besi
Rempah-rempah pertama yang ada pada nasi kebuli adalah jintan. Rasanya sedikit pahit tetapi menghasilkan rasa hangat yang pedas di mulut. Jintan merupakan salah satu faktor apakah nasi kebuli bagus untuk diet karena mengandung zat besi dan antioksidan yang bagus untuk pencernaan dalam tubuh.
Selain itu jintan juga cocok untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuh agar tetap stabil serta membuat nafsu makan dapat terkontrol. Penggunaan jintan pada nasi kebuli sudah sangat tepat karena dapat membantu program diet dengan membuat proses metabolisme menjadi lebih cepat. Selain itu kandungannya juga dapat memberikan energi yang cukup pada tubuh dengan adanya zat besi yang tinggi.
-
Kapulaga
Rempah-rempah yang satu ini tidak boleh terlewatkan dalam proses memasak nasi kebuli. Kapulaga memiliki rasa yang sedikit pedas tetapi menghasilkan aroma yang menyegarkan. Tidak beda jauh dari jintan dalam kapulaga terdapat antioksidan yang cukup tinggi sehingga membantu proses metabolisme dalam tubuh berjalan lebih cepat.
-
Cengkih
Cengkih merupakan rempah-rempah yang memiliki rasa pedas tetapi cenderung manis. Penggunaan cengkih pada nasi kebuli akan memberikan aroma khas yang hanya didapatkan di kuliner ini. Cengkih yang terdapat pada nasi kebuli akan membantu tubuh untuk memproduksi energi dan tidak membuat tubuh mudah lelah.
-
Kayu Manis
Sesuai dengan namanya, kayu manis memiliki aroma yang hangat dan manis untuk nasi kebuli. Tak hanya menyedapkan masakan kayu manis juga disinyalir dapat membantu tubuh untuk mengatur gula darah agar tetap pada kondisi stabil. Hal ini sangat cocok untuk Anda yang ingin mengatur berat badan secara lebih efektif.
Itulah beberapa ulasan mengenai apakah nasi kebuli bagus untuk diet. Meskipun terkenal memiliki tekstur yang berminyak yang familier dengan lemak ternyata nasi kebuli cukup cocok untuk kesehatan. Terdapat sumber karbohidrat, protein, serat, lemak, dsb yang dibutuhkan oleh tubuh. Hanya saja Anda perlu memperhatikan porsi makan agar asupan kalori yang masuk dalam tubuh tidak berlebihan dan mengganggu proses diet nantinya.
Karena nasi ini ternyata memiliki kandungan yang cukup bagus Anda pun tidak perlu ragu untuk menggunakannya sebagai konsumsi berbagai acara. Segera hubungi Royal Tumpeng di 0812.8760.8239 atau email ke order@royaltumpeng.com untuk memesan nasi kebuli sesuai kebutuhan.

