Mengapa Nasi Liwet Menjadi Makanan Khas Sunda – Kekayaan kuliner di Indonesia memang sangat beragam dan juga unik. Salah satu kuliner tradisional yang hingga sekarang masih menjadi favorit banyak orang adalah nasi liwet yang dimasak dengan variasi sunda. Kuliner tradisional yang berasal dari daerah Jawa Barat ini memang kesohor karena cara penyajiannya yang khas, aromanya yang menggugah selera dan cita rasa yang nikmat. Berikut ini beberapa fakta mengapa nasi liwet ini menjadi salah satu kuliner yang melambangkan masyarakat Sunda.

Mengapa Nasi Liwet Menjadi Makanan Khas Sunda?
-
Cara Membuatnya
Hidangan ini memiliki proses memasak yang cukup unik dan berbeda jika dibandingkan cara memasak nasi pada umumnya. Beras yang telah dicuci bersih biasanya direbus di dalam santan kelapa yang sudah dimasukkan bumbu-bumbu seperti cabai merah, bawang putih, bawang merah, lengkuas, serai dan daun salam. Cara memasaknya harus menggunakan api dengan intensitas sedang agar nasinya matang dengan sempurna dan bumbunya meresap.
-
Lauk Pendamping
Terdapat beberapa macam lauk yang biasanya dihidangkan bersama nasi liwet seperti ikan goreng, ayam goreng, tahu dan goreng yang dibumbui atau digoreng. Selain itu juga ada aneka lalapan atau sayuran seperti nangka muda, daun singkong atau labu siam.
Tak hanya itu, nasi liwet juga biasanya dihidangkan bersama dengan telur dadar atau ceplok. Selain lalapan terdapat juga sambal khas sunda dengan cita rasa pedas dan gurihnya. Lauk pendamping tersebut membuat variasi sunda semakin lengkap dan rasanya pun semakin lezat.
-
Cara Penyajian
Nasi liwet biasanya dihidangkan dalam sebuah tempat atau wajan khusus berukuran besar yang dikenal dengan sebutan kastrol. Nasi yang sudah matang dan mengeluarkan aroma harum lalu dimasukkan ke dalam kastrol tersebut.
Kemudian lauk pelengkapnya ditempatkan di sisi nasi liwet. Hidangan nasi liwet ini pun tampak lebih menarik dan menonjolkan kesan yang unik dengan cara penyajian yang seperti ini.
Nasi liwet ini mengandung banyak nutrisi dan gizi karena menggunakan berbagai macam bahan alami seperti rempah-rempah dan santan kelapa. Terdapat kandungan lemak sehat di dalam santan kelapa dan juga menghadirkan cita rasa yang autentik pada nasi liwet. Berbagai macam rempah seperti lengkuas, serai, dan daun salam juga sangat baik bagi kesehatan seperti anti-inflamasi dan antioksidan.
-
Sejarah Variasi Sunda
Tentunnya Anda mau tahu mengapa nasi liwet menjadi makanan khas sunda karena ternyata variasi sudah eksis sejak zaman dulu kala. Nasi liwet ini adalah bagian dari warisan kuliner budaya Sunda. Kuliner yang satu ini pada mulanya dibuat dan disajikan untuk berbagai acara besar seperti khitanan, pernikahan dan upacara adat lain. Tetapi seiring berkembangnya zaman, nasi liwet khas Sunda ini berevolusi menjadi makanan sehari-hari yang menjadi favorit masyarakat Sunda.
Nasi liwet ini bahan utamanya adalah cabai merah, bawang putih, bawnag merah, lengkuas, serai, daun salam, santan kelapa, dan beras. Ada juga nasi liwet yang menggunakan daun kunyit dan daun pandan untuk menghasilkan warna dan aroma yang khas.
-
Berkaitan Erat dengan Budaya Sunda
Nasi liwet tak hanya kuliner dengan cita rasa yang khas, namun juga menjadi bagian dari warisan budaya sunda. Hidangan yang satu ini merupakan sajian khusus yang dihidangkan pada beberapa upacara adat Sunda.
Masakan ini merupakan salah satu kuliner tradisional asli Indonesia yang sarat akan sejarah dan cita rasa yang khas. Sajian ini bukan hanya membuat nafsu makan bertambah namun juga melambangkan kekayaan budaya Sunda.
Keunikan Variasi Nasi Liwet Yang Berasal Dari Sunda
-
Tambahkan Bahan Akromatik yang Unik
Lengkuas, salam dan serai melupakan bahan-bahan akromatik yang sudah biasa dimasukkan ke dalam nasi liwet. Untuk membuatnya lebih unik, cobalah menambahkan bahan-bahan akromatik yang tidak biasa.
Misalnya adalah daun kunyit yang sering kali digunakan untuk gulai. Irislah hingga halus, kemudian masaklah berbarengan dengan nasi. Bahan tersebut mengeluarkan aroma yang menggugah selera. Bahan akromatik yang tidak biasa lainnya yang bisa digunakan adalah daun jeruk dan daun kemangi.
-
Tambahkan Berbagai Jenis Ikan Asin
Jika mau tahu mengapa nasi liwet menjadi makanan khas sunda biasanya di daerah ini akan menggunakan beraneka ragam ikan asin ketika memasak nasinya. Contohnya adalah ikan asin jambal roti. Seduhlah terlebih dulu kemudian potonglah dengan berbentuk dadu hingga kecil-kecil. Kemudian gorenglah.
Selain itu, Anda juga bisa memasukkan ikan teri medang yang dapat dijadikan alternatif. Ikan teri medan yang ukurannya kecil cukup mudah untuk diaduk di dalam nasi liwet. Tambahkan juga cumi asin agar rasanya lebih unik. Seduh terlebih dulu lalu potong-potong. Buang terlebih dulu bagian tintanya agar nasinya tidak hitam.
-
Menata Nasi Liwet dengan Pelengkap Favorit di Bakul
Biasanya setelah nasi liwet matang lalu dipindahkan ke bakul terlebih dulu sebelum disajikan di atas daun pisang. Ketika dipindahkan ke bakul, cobalah untuk menatanya dengan memasukkan berbagai macam menu pelengkap seperti cabai rawit utuh, daun kemangi, ikan asin, telur asin, dan petai.
Aduklah nasi liwet yang baru saja matang tersebut. Masukkan ke dalam bakul hingga terisi seperempatnya. Berbagai menu pelengkap pilihan tersebut bisa ditata. Tuangkan nasi kembali dan tatalah menu pelengkapnya.
-
Memakai Beras Merah
Beras merah tentu saja lebih menyehatkan dibandingkan nasi putih. Selain itu nasi liwet pun terlihat lebih unik dan cantik. Selain beras merah, Anda dapat mewarnai nasi dengan air kunyit, air bayam, air bunga telang hingga tinta cumi.
Sekarang Anda sudah tahu mengapa nasi liwet menjadi makanan khas sunda yang sudah eksis sejak zaman dulu kala dan menjadi warisan budaya masyarakatnya. Karena itulah jangan ragu untuk menggunakan variasi nasi liwet ini untuk disajikan pada acara apalagi jika Anda berada di daerah Sunda. Karena itulah segera hubungi Royal Tumpeng di 0812.8760.8239 atau email ke order@royaltumpeng.com untuk memesan nasi liwet sesuai dengan kebutuhan acara Anda.

