Royal Tumpeng

Home » Blog » Nasi Kebuli Tahan Berapa Lama di Kulkas?

Nasi Kebuli Tahan Berapa Lama di Kulkas?

Nasi Kebuli Tahan Berapa Lama di Kulkas – Jika ada sisa nasi kebuli agar bisa disantap kembali maka bisa disimpan di kulkas karena bisa bertahan beberapa hari. Dibandingkan di suhu ruang maka makanan lebih awet di kulkas tetapi ada masanya.

Nasi Kebuli Tahan Berapa Lama di Kulkas

Dengan memanfaatkan kulkas maka hidangan ini tetap bisa disantap walaupun sudah beberapa hari.

Nasi Kebuli Tahan Berapa Lama di Kulkas Agar Tetap Berkualitas?

  • Nasi di chiller

Saat nasi kebuli disimpan di bagian chiller maka waktu bertahannya lebih lama dibandingkan dibiarkan pada suhu ruang. Di chiller masih bisa bertahan 3 sampai 5 hari dengan catatan proses penyimpanannya benar. Nasi kebuli harus disimpan dalam keadaan dingin dan dimasukkan pada wadah yang tertutup.

Penting untuk memastikan wadahnya tertutup agar tidak terkontaminasi dengan bau dan rasa dari makanan lain yang ada di kulkas. Nasi harus dalam keadaan dingin agar tidak beruap ketika disimpan sehingga tidak lembap. Walaupun di dalam chiller tetapi rasa nasi tidak akan berubah.

  • Nasi di freezer

Nasi kebuli tahan berapa lama di kulkas agar tidak basi tepatnya di freezer bisa bertahan sampai 6 bulan. Namun saat menyimpannya harus memastikan bahwa nasi dalam keadaan dingin baru dimasukkan ke dalam kantong plastik bebas udara. Kantong tersebut wajib ditekan-tekan sebelum dimasukkan ke dalam freezer.

Nasi harus diletakkan pada bagian terdingin dari freezer dan jangan lupa untuk menuliskan tanggal penyimpanan. Hal ini bertujuan agar tidak mengonsumsi nasi yang telah melewati batasnya. Jadi Anda tetap bisa mengonsumsi makanan yang berkualitas dan tidak ada perubahan dari rasa serta tekstur.

Kenapa Nasi Kebuli Warna Warni

Cara Memanaskan Kembali Nasi Kebuli 

  • Menggunakan microwave

Dengan microwave bisa menghangatkan nasi kebuli dengan cara cepat. Langkahnya juga sangat sederhana karena hanya perlu memasukkan nasi ke piring microwave bersama sedikit air. Apabila nasi masih menggumpal karena beku maka bisa dipecahkan dengan sendok.

Kemudian tutupi piring tersebut dengan penutup dan panaskan dengan suhu tinggi sehingga panasnya terdistribusi merata. Memanaskan dengan microwave ini hanya membutuhkan waktu singkat kurang lebih 1 sampai 2 menit. Namun harus diingat tidak boleh menghangatkan nasi berkali-kali sehingga harus sesuai porsi.

  • Panci kukus

Jika tidak ada microwave maka bisa menggunakan panci kukus yang sudah umum dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Namun dengan panci kukus membutuhkan waktu yang lama tetapi nasi kebuli tetap bisa hangat. Caranya juga sangat mudah karena hanya perlu meletakkan nasi yang ada di panci.

Tentunya bagian bawah panci harus diisi air agar bisa menghasilkan uap yang memanaskan nasi. Kemudian tutup panci dan masak dengan api kecil dan jangan lupa mengaduk nasi. Tujuannya agar memisahkan nasi yang menggumpal sehingga seluruh bagian bisa terkena panas uap.

  • Menggunakan oven

Nasi kebuli tahan berapa lama di kulkas hingga layak dikonsumsi  bisa dipanaskan menggunakan oven yang memiliki fungsi mirip dengan microwave. Cara memanaskannya hanya perlu memasukkan nasi ke dalam piring bersama sedikit air agar menjadi lunak. Bisa juga ditambahkan sedikit mentega untuk mencegah lengket.

Cara tersebut juga meningkatkan rasa tetapi tidak boleh berlebihan. Karena pada saat proses memasak nasi kebuli telah menggunakan mentega atau minyak Samin. Kemudian tutup nasi menggunakan penutup atau aluminium foil dan masak dengan suhu 150 derajat dalam waktu 15 sampai 20 menit.

  • Menggunakan rice cooker

Rice cooker sangat pas digunakan jika Anda memasak nasi kebuli dengan alat ini. Agar nasi tetap hangat maka bisa mengaktifkan mode warm sehingga nasi bisa bertahan 10 sampai 12 jam. Namun dengan persyaratan suhunya harus 60 derajat, karena jika di bawah itu maka nasi hanya bertahan kurang dari 8 jam.

Nasi Kebuli Terbuat Dari Daging Apa

Baca juga : Pesan Nasi Kebuli Jakarta Free Ongkir!

Tanda Nasi Kebuli Sudah Tidak Layak Konsumsi 

  • Baunya sudah berubah

Nasi kebuli tahan berapa lama di kulkas tanpa berubah rasa bisa berhari-hari. Namun jika baunya sudah berubah seperti asam dan agak aneh maka menunjukkan bahwa waktu layak konsumsinya sudah lewat. Perubahan bau ini menunjukkan adanya perkembangan bakteri di nasi sehingga sebaiknya dibuang saja.

Nasi yang telah terfermentasi tidak boleh dikonsumsi karena membuat sistem pencernaan bermasalah. Tentunya nasi yang normal dan layak konsumsi tidak berbau terutama nasi kebuli yang memiliki aroma rempah-rempah. Inilah pentingnya menyimpan di wadah tertutup dan bersih agar mencegah perkembangan bakteri.

  • Tekstur nasi berubah

Jangan lupa untuk memperhatikan tekstur nasi apakah mengalami perubahan atau tidak. Jika nasi berlendir maka sudah tidak layak konsumsi. Lendir ini disebabkan karena nasi dalam keadaan lembap sehingga mempermudah perkembangan bakteri. Kondisi ini juga mengarah ke tahap pertama fermentasi.

Inilah pentingnya untuk memastikan nasi disimpan dalam keadaan dingin. Jika tekstur nasi kering dan keras merupakan hal wajar karena saat disimpan di kulkas kandungan airnya menghilang. Namun bisa kembali lembut jika dipanaskan kembali asal tidak tercium bau aneh.

  • Perubahan warna

Nasi yang tidak layak dikonsumsi dapat terlihat dari warnanya. Nasi kebuli biasa memiliki warna coklat karena menggunakan bumbu dan rempah-rempah serta wangi. Namun jika mengalami perubahan warna dan bau maka dipastikan sudah tidak layak konsumsi sehingga sebelum dipanaskan harus dicek terlebih dahulu.

Perubahan warna ini disebabkan perkembangan jamur sehingga berbahaya jika masuk ke dalam tubuh. Walaupun menyimpan di kulkas bisa mencegah terjadinya perkembangan bakteri tetapi cara menyimpannya harus sangat diperhatikan. Jika sembarangan maka berpotensi mengalami kontaminasi silang.

Tentunya menyimpan nasi kebuli di dalam kulkas merupakan solusi yang tepat agar tidak membuang nasi sisa. Namun perhatikan lama penyimpanan hingga cara memanaskannya kembali agar tetap layak walaupun telah nasi berhari-hari.

Bagaimana Cara Membuat Nasi Kebuli

Nasi kebuli tahan berapa lama di kulkas memang sampai berhari-hari tetapi dilarang disimpan terlalu lama karena rasanya bisa berubah. Kalau Anda ingin nasi kebuli lezat tanpa bahan pengawet dan pastinya halal maka silakan langsung saja pesan di Royal Tumpeng. Anda bisa pesan online dengan pengiriman ke seluruh area Jadetabek di 0812.8760.8239 atau email ke order@royaltumpeng.com.

5/5 - (2 votes)
Related Posts
Tips Membuat Daging Gepuk yang Empuk, Gurih dan Lezat di Rumah

Tips Membuat Daging Gepuk yang Empuk – Daging adalah salah satu bahan makanan yang dapat dibuat berbagai macam menu. Daging Read more

5 Tips Acara Kantor Sukses dan Berkesan

Tips Acara Kantor - Untuk membuat acara kantor, memang banyak hal yang harus di pertimbangkan. Pasalnya acara kantor juga merupakan Read more

Macam-Macam Olahan Ayam Yang Menggugah Selera

Macam-macam Olahan Ayam yang menggugah Selera – Ayam merupakan salah satu bahan olahan yang bisa dimasak dan dibuat berbagai variasi Read more

Cara Membuat Nasi Goreng Vegetarian

Cara Membuat Nasi Goreng Vegetarian - Saat ini sudah banyak sekali orang yang mulai peka dengan kesehatan tubuhnya. Dari yang Read more

Share

Royal Tumpeng

Royal Tumpeng catering nasi tumpeng yang melayani pesan antar di Jakarta Bekasi Bogor Tangerang dan Depok. Menyediakan variasi nasi tumpeng, seperti tumpeng mini dan karakter. Diantar kurir berpengalaman, GRATIS ongkos kirim.