Nasi Campur Bali – Bicara tentang kuliner khas Bali, belum lengkap jika tidak menyebut nasi campurnya yang berbumbu kuat namun bercita rasa lengkap. Bukan nasi dengan lauk biasa, setiap komponen menghadirkan rasa yang beragam mulai dari pedas dan gurih hingga segar. Namun sebenarnya apa beda nasi campur khas Bali dari nasi campur daerah lain?
Apa Bedanya Nasi Campur Bali dari Nasi Campur Daerah Lain di Indonesia?
-
Jenis Lauk
Lauk nasi campur di Bali paling mencolok perbedaannya dan jarang ditemukan di daerah lain. Di Bali biasanya nasi campur dilengkapi dengan lauk berupa ayam betutu hingga sate lilit dan lawar ditambah sambal matah. Di Sumatra rendang dan gulai, di Jawa khas dengan tempe orek dan telur balado, dan Kalimantan kuah dan lauk Chinese-style.
-
Cita Rasa
Dari segi rasa, nasi campur khas Bali menawarkan rasa lebih pedas dan kuat aromatik melalui bumbu dari campuran banyak rempah. Selain bumbu rempah base genep, ada rasa pedas yang berasal dari sambal matah pemberi kesan segar. Sementara itu nasi campur Sumatra lebih gurih dari santan dan tidak terlalu pedas, lalu di Jawa lebih manis dan ringan.
-
Teknik Memasak Lauk
Nasi campur Bali ayam betutu spesial umumnya memerlukan waktu memasak yang lama (slow cooked dengan dibungkus daun) untuk ayamnya. Nasi dilengkapi sate lilit atau daging cincang dililitkan di batang serai, dan lawar berupa campuran sayur, kelapa dan daging berbumbu. Di daerah lain hanya ditumis biasa atau digoreng dan terkadang bersantan biasa.
Mengenal Sate Lilit, Lauk Wajib Ada di Nasi Campur Khas Bali
Pada nasi campur Bali tradisional asli, sate lilit merupakan jenis sate yang terbuat dari daging cincang dililitkan pada batang serai. Bukan berupa potongan daging ditusuk seperti pada umumnya, sate lilit ini hasil dari daging yang dihaluskan, bertekstur lembut tapi padat. Nasi campur di Bali umumnya terasa kurang lengkap tanpa sate lilit.
Resep Sate Lilit
Bahan:
Bahan utama pembuatan sate lilit tentunya daging cincang; bisa berasal dari ikan atau ayam, terkadang juga sapi atau babi. Selain itu, lauk satu ini juga terbuat dari kelapa atau santan dengan bumbu base genep khas Bali. Beberapa jenis rempah yang paling sering digunakan meliputi:
- Bawang putih
- Bawang merah
- Kunyit
- Kencur
- Serai
- Daun jeruk
- Ketumbar
- Lengkuas
- Cabai
Cara Membuat:
Penasaran tentang cara membuat nasi campur Bali dengan sate lilit sebagai lauk yang melengkapinya? Wajib diketahui bahwa dalam mengolahnya, daging harus digiling halus lebih dulu sebelum mencampurnya bersama bumbu dan kelapa/santan. Kemudian adonan sate ini dililitkan pada batang serai atau bambu untuk selanjutnya dipanggang di atas arang.
Mengenal Jenis Lawar dan Resep Sederhananya
Sama seperti sate lilit, lawar juga dikenal sebagai lauk yang khas pada nasi campur Bali komplit. Hidangan tradisional ini terdiri dari sayuran yang dicampur bersama daging cincang serta kelapa parut dan ditambah bumbu base genep. Umumnya memakai bahan utama kacang panjang atau nangka muda dan terkadang ditambah darah segar sebagai penambah rasa dan warna.
Jenis-jenis Lawar
Pada nasi lawar Bali, ada banyak jenis lawar yang bisa digunakan berdasarkan kategori warna, bahan utama, hingga kombinasinya seperti berikut.
- Lawar putih – Jenis hidangan dengan kelapa dan bumbu yang rasanya lebih ringan dan bersih.
- Lawar merah – Jenis hidangan yang khas berwarna merah pekat karena menggunakan darah ayam atau babi, rasanya pun lebih kaya dan gurih.
- Lawar ayam – Disebut juga lawar siap yang memiliki rasa lebih ringan sehingga lebih cocok dengan selera banyak orang dan berbagai acara.
- Lawar babi – Disebut juga lawar celeng yang biasa digunakan untuk upacara adat, terbuat dari daging babi cincang dan sering dicampur darah.
- Lawar halal – Jenis lawar yang menggunakan kulit atau daging sapi alih-alih daging babi; biasanya juga dibuat tanpa darah.
- Lawar sayur – Jenis hidangan yang menggunakan sayur sebagai bahan utama, khususnya kacang panjang atau nangka muda.
- Lawar kuwir – Disebut juga lawar bebek karena memakai daging bebek sebagai bahan utama yang menawarkan rasa lebih kuat dan khas.
- Lawar klungah – Disebut juga lawar kelapa muda karena menjadi bahan utamanya dengan rasa jauh lebih ringan dan menyegarkan.
Resep Lawar Sayur Khas Bali
Bahan utama:
- 7 buah kacang panjang diiris-iris
- 1 buah wortel dipotong korek
- 3 lembar kembang kol atau kubis dan potong-potong
- ½ kelapa setengah tua yang sudah diparut
- ½ sendok teh garam
- ½ sendok teh gula pasir
- 1 sendok teh kaldu jamur
Bahan untuk bumbu halus:
- 3 siung bawang putih
- 6 siung bawang merah
- ½ sendok teh ketumbar
- 2 cm kencur
- 2 butir kemiri
- 1 sendok teh garam
- 2 cm kunyit
- 2 cm lengkuas
Cara membuat:
- Haluskan seluruh bahan yang akan digunakan sebagai bumbu halus dan parut kelapa.
- Tumis setengah bagian bumbu halus sampai aromanya keluar, baru tambahkan kelapa parut.
- Aduk merata dan tumis sampai warna berubah kering kecoklatan menyerupai serundeng, koreksi rasa dan jika sudah oke, sisihkan.
- Tumis setengah bagian bumbu sisanya sampai aromanya harum, susul dengan kacang panjang dan wortel dan aduk sampai bahan-bahan ini layu.
- Masukkan garam serta gula pasir maupun kaldu jamur.
- Setelah kacang panjang dan wortel layu, masukkan kembang kol dan bumbu halus yang sebelumnya sudah dimasak kering kecoklatan.
- Aduk sebentar dan matikan kompor, lawar sayur sudah siap dihidangkan.
Baca juga : Menu Nasi Box
Nasi campur Bali dengan sate lilit dan lawar dijamin selalu sukses memanjakan lidah siapa saja yang menyicipinya. Dan bila Anda tertarik menghadirkan menu satu ini pada acara tertentu, Royal Tumpeng dapat diandalkan tanpa harus repot menyiapkannya sendiri. Langsung hubungi kami di nomor 0812-8760-8239 atau kirim email ke order@royaltumpeng.com.



