Kesalahan Menyajikan Tumpeng – Berbeda dengan jenis dan penyajian makanan lainnya, tumpeng menawarkan berbagai macam makna simbolis yang sarat akan tradisi. Karena itu penyajiannya tidak bisa dilakukan sembarangan.
Akan tetapi, masih banyak orang yang salah dalam menyajikan tumpeng baik dari sisi filosofis maupun dari sisi teknis penyajian. Padahal kesalahan kecil seperti ini bisa mengurangi makna dan kesan dari tumpeng acara itu sendiri.
Di bawah ini Royal Tumpeng akan coba berikan tips tumpeng sukses agar acara tetap berkesan dan penuh makna.
Apa Saja Kesalahan Tumpeng Saat Disajikan Dari Sisi Filosofi?
-
Memotong tumpeng langsung dari puncaknya
Salah satu kesalahan tumpeng yang umum paling utama saat disajikan yaitu bagian puncak dipotong sejak awal.
Padahal dalam tradisi dan budaya Jawa, puncak tumpeng ini merepresentasikan hubungan manusia dengan Tuhan. Karena itu sebaiknya pemotongan tidak dimulai dari bagian puncak melainkan dari bagian bawah terlebih dahulu. Karena memotong bagian puncak terlebih dahulu dianggap akan memutus hubungan spiritual.
Dan biasanya kalau sudah dipotong dari bagian bawah, kemudian terakhir baru bagian atas akan jatuh dengan sendirinya ke piring. Maka potongan paling puncak ini diberikan kepada orang yang paling dihormati atau paling dituakan. Hal ini sebagai bentuk penghargaan sekaligus doa.
Tips menghindari: Sebaiknya sesi potong nasi tumpeng dimulai dahulu dari bagian paling bawah dengan cara dikeruk. Lalu bagian puncak dibiarkan saja terjatuh dengan sendirinya.
-
Orang yang mewakili pemotongan tumpeng kurang tepat
Di awal sesi biasanya pemotongan tumpeng dilakukan oleh orang yang paling dihormati atau punya posisi penting dalam acara. Kesalahan tumpeng saat pemotongan yang paling sering terjadi yaitu menyerahkan pemotongan pada sembarang orang sehingga mengurangi makna simbolisnya.
Padahal sesi potong tumpeng mewakili pula rasa hormat, doa, dan harapan yang baik pada orang yang memotong tumpeng tersebut. Sehingga akan lebih baik menyerahkannya pada orang yang tepat.
Tips menghindari: Sejak awal tunjuk atau rencanakan siapa yang akan memotong tumpeng. Bisa orang tua atau orang yang dihormati, bisa juga tuan rumah acara yang punya posisi penting.
-
Tidak ada prosesi doa sebelum disajikan
Dalam tradisi, biasanya sebelum tumpeng disajikan maka akan ada prosesi doa serta ucapan syukur terlebih dahulu. Dan kesalahan yang sering dilakukan adalah menganggap hal ini kurang penting sehingga tumpeng langsung dipotong dan dibagikan tanpa doa bersama dan syukur terlebih dahulu.
Padahal inti dari penyajian tumpeng adalah sebagai simbol doa dan rasa syukur atas keberkahan dan kebaikan yang sudah dialami. Tanpa doa dan syukur bersama maka makna dan kesa. acara pun jadi sedikit berkurang.
Tips menghindari: Coba berikan sesi doa dan syukur bersama secara singkat sebelum sesi pemotongan tumpeng dilakukan.
Apa Saja Kesalahan Penyajian Umum Tumpeng Dari Sisi Teknis?
-
Porsi yang disajikan kurang dan tidak sesuai jumlah tamu
Tumpeng gunungan memang umumnya disajikan dalam wadah besar bersama-sama lauk lainnya. Kesalahan tumpeng umum yang sering terjadi yaitu tuan rumah acara salah mengestimasi porsi tumpeng yang dibutuhkan. Alhasil ada tamu yang tidak kebagian nasi tumpeng dan tentunya hal ini memberikan kesan yang tidak baik.
Tips menghindari: Buat estimasi tumpeng secara benar dan pesan nasi tumpeng catering sesuai jumlah porsi yang dibutuhkan berdasarkan estimasi kehadiran tamu.
-
Tumpeng tidak ditutup dengan baik sebelum sesi makan bersama
Tumpeng di atas meja yang sudah disajikan terlalu lama tanpa tutup, padahal sesi makan bersama belum mulai berisiko terkena debu, mengering, dan kotor.
Kesalahan yang umum dilakukan orang yaitu membiarkan saja hal ini terjadi. Tumpeng tidak diberi tutup plastik untuk mencegah kena debu atau kotoran. Selain itu, tumpeng yang dibiarkan terbuka begitu saja juga warna dan teksturnya akan rusak dan jadi kurang menarik.
Tips menghindari: Sebelum acara sesi makan bersama berlangsung, apalagi kalau masih lama maka sebaiknya tumpeng diberi tutup terlebih dahulu. Misalnya tutup plastik yang bersih agar kotoran dan debu tidak mudah menempel sebelum disajikan dan dimakan bareng.
-
Penataan lauk dan nasi yang kurang rapi serta menarik
Hati-hati dalam memesan tumpeng atau membuat dan menata sendiri. Kesalahan tumpeng saat disajikan yaitu tumpeng tidak ditata dan disajikan dengan rapi dan menarik. Bahkan tumpeng tidak diberi garnish atau hiasan tumpeng untuk menyegarkan visualnya.
Padahal tumpeng identik dengan tampilan yang cantik dan rapi. Apalagi jika Anda menyajikan jenis tumpeng modern yang bisa dicetak menjadi bentuk macam-macam.
Tips menghindari: Sajikan tumpeng secara rapi dan menarik dengan beberapa hiasan tumpeng. Dan susunlah lauk pauknya secara proporsional, seimbang, dan rapi. Bisa juga diberi tambahan garnish misalnya dari timun atau tomat yang dibentuk bunga supaya kelihatan lebih bagus.
Hindari Kesalahan Tumpeng dengan Pesan di Catering Kami
Sebetulnya selain beberapa kesalahan menyajikan nasi tumpeng di atas, masih banyak sekali kesalahan-kesalahan umum yang bisa terjadi. Contohnya salah dalam memilih catering yang menjamin sajian menarik dan rasa yang enak.
Itulah sebabnya Royal Tumpeng hadir untuk solusi Anda menghindari kesalahan tumpeng tersebut. Karena kami menawarkan jaminan nasi tumpeng yang enak, halal, dan bersih serta tampilan menarik dengan harga bersaing.
Sajikan tumpeng dari Royal Tumpeng agar acara lebih berkesan, Anda hanya perlu menghubungi kami secara online saja. Melalui kontak di 0812 8760 8239 atau email di order@royaltumpeng.com dan kami akan hadir untuk jawab kebutuhan Anda.


