Menyajikan Tumpeng – Nasi tumpeng biasanya dibuat beberapa jam sebelum acara dimulai karena memang prosesnya dari memasak sampai menghias butuh waktu cukup lama. Apalagi kalau jumlah porsi yang dimasak sangat besar.
Alhasil sebelum nasi tumpeng disajikan ke para tamu, tumpeng bisa berisiko menjadi keras dan kering. Terutama nasi gurihnya yang dicetak padat dan diletakkan di atas tampah. Padahal nasi yang masih segar dan pulen sangat mempengaruhi cita rasa dan kenyamanan waktu dimakan.
Agar hasil nasi tetap enak saat akhirnya disajikan ke para tamu, maka Royal Tumpeng berikan cara menjaga tumpeng tetap segar berikut ini.
Tips Menyajikan Tumpeng Agar Tidak Cepat Mengering
-
Pilihlah beras yang berkualitas dan masih pulen
Jenis beras sangatlah menentukan kualitas dan kesegaran hasil akhir nasi tumpeng. Pilihlah beras yang masih baik kondisinya, tidak basi, warnanya bersih, dan aromanya harum saat dimasak.
Jangan pilih beras yang sudah kering atau pera karena bisa membuat tumpeng cepat retak nanti saat dicetak dan disajikan. Dan kalau ingin hasil nasinya tetap lengket dan mudah dicetak maka sebaiknya coba campurkan nasi tersebut dengan beras ketan.
-
Campurkan beras ketan supaya tekstur nasi lengket dan lembap
Agar nasi tidak mudah mengeras, maka menyajikan tumpeng yang enak dapat dicampur dengan beras ketan. Karena efek beras ketan akan membuat nasi utama tumpeng lebih cepat menyatu, lengket, dan lembap.
Selain itu teksturnya juga jadi lebih pulen, kenyal, dan gampang saat mau dicetak menjadi bentuk gunungan atau bentuk lainnya seperti tumpeng karakter.
-
Jangan lupa rendamlah beras sebelum dimasak
Agar beras bisa menyerap air dengan baik dan tidak mudah mengering, maka sebelum menyajikan tumpeng kuning. Rendamlah beras terlebih dahulu selama 1-3 jam jika dicampur dengan beras ketan. Kalau hanya menggunakan beras biasa maka sebaiknya rendam lebih lama sekitar 1-6 jam.
Kenapa hal ini sebaiknya dilakukan? Hal ini akan membantu supaya beras saat dimasak maka hasilnya lebih mengembang dan pulen. Dan ketika didiamkan tidak mudah mengering, car aini sering sekali diabaikan apalagi karena beras harus direndam berjam-jam.
-
Jangan langsung dibuka setelah nasi matang
Ketika nasi sudah jadi dan matang, jangan langsung dibuka atau dibiarkan terbuka begitu saja. Karena uap panas akan cepat menghilang dan membuat nasi jadi cepat kering.
Kalau memang harus dipindahkan maka sebaiknya nasi tetap ditutup dengan tutup food grade untuk menjaga kelembapannya. Hal ini penting untuk diperhatikan, apalagi kalau tumpeng belum mau langsung dicetak saat itu juga.
-
Jangan menekan nasi terlalu padat saat dicetak
Mencetak tumpeng memang perlu ditekan-tekan sedikit agar nasinya padat dan tidak mudah pecah. Tapi sebaiknya jangan terlalu keras atau padat saat mencetak nasi. Karena tekanan yang berlebihan malah cepat membuat nasi lebih keras dan kering.
Lebih baik Anda tekan-tekan secukupnya saja supaya bisa menyatu dan tidak pecah. Nanti hasilnya nasi tetap akan lembut ketika sudah disajikan dan dimakan.
-
Lapisi cetakan dengan daun pisang
Jangan langsung mencetak nasi di cetakan kerucut tumpeng tanpa melapisinya. Sebaiknya gunakan daun pisang dan letakkan di bagian ujung dalam cetakan tumpeng.
Daun pisang ini untuk mencegah nasi lengket di dalam cetakan dan agar lebih mudah dilepaskan dari cetakan tersebut. Dan cetaklah ketika nasi sudah agak dingin atau setengah dingin, supaya nasi panas tidak terlalu lengket ke cetakan.
Selain itu ketika menyajikan tumpeng gurih, daun pisang yang ada pada ujung nasi juga dapat menjadi hiasan segar yang cantik. Jadi selain alas daun pisang, pada bagian ujungnya juga bisa Anda tambah daun pisang sebagai hiasan alami.
Tips Memasak Nasi Tumpeng Agar Segar Tahan Lama
-
Gunakan takaran air yang pas
Menyajikan tumpeng untuk acara harus memperhatikan cara pembuatan berasnya sejak awal. Misalnya ketika memasak nasi tumpeng maka gunakan air yang pas, jangan terlalu kering karena bisa membuat tekstur nasinya kering. Tapi jangan pula terlalu banyak sebab bisa membuat nasi tampak lembek.
-
Gunakan teknik aron dan kukus
Memang akan lebih mudah memasak nasi menggunakan rice cooker, tapi jika ingin nasi tumpeng hasilnya matang merata, lebih pulen dan tidak cepat basi maka gunakan teknik aron dan kukus. Cara ini banyak digunakan dalam pembuatan tumpeng tradisional.
Pertama-tama Anda bisa rendam beras terlebih dahulu sekitar 1-3 jam atau lebih. Kemudian rebuslah nasi di wajan dengan sedikit air atau santan sampai setengah matang atau sampai airnya meresap. Setelah itu baru kukuslah nasi tersebut dengan dandang atau rice cooker sampai matang.
-
Jangan menyimpan nasi terlalu lama dalam mode hangat
Kalau Anda memasak menggunakan rice cooker, maka sebaiknya jangan simpan nasi terlalu lama dalam mode hangat (warm). Karena ini bisa bikin nasi cepat basi, jadi sebaiknya setelah matang, Anda bisa pindahkan ke wadah tertutup lainnya supaya kualitas nasi tetap terjaga.
Repot Masak Tumpeng Sendiri?
Jika terlalu repot atau sibuk untuk memasak tumpeng sendiri, bahkan mungkin Anda kurang yakin hasil nasinya nanti bisa bagus atau tidak. Maka SOLUSI terbaik yaitu dengan pesan catering dari Royal Tumpeng.
Royal Tumpeng menawarkan paket nasi tumpeng besar dan tumpeng mini untuk berbagai kebutuhan acara. Anda bisa menyajikan tumpeng enak dan jaminan layanan pesan antar tepat waktu dari Royal Tumpeng melalui 0812 8760 8239 atau email di order@royaltumpeng.com.


