Royal Tumpeng

Home » Blog » Nasi Megono Pekalongan yang Penuh Rempah

Nasi Megono Pekalongan yang Penuh Rempah

Nasi Megono Pekalongan – Di tengah makanan modern yang semakin menjamur, nasi megono khas Pekalongan masih jadi favorit bagi para penyuka kuliner tradisional. Tampilannya boleh sederhana, namun campuran rempahnya membuat hidangan ini lebih kaya rasa. Mari ulik sedikit mengenai sejarah nasi megono di Pekalongan dan perkembangannya.

Nasi Megono Pekalongan

Cerita Sejarah Nasi Megono Pekalongan

  • Berasal dari Kabupaten Pekalongan

Mungkin Anda pernah dengar nasi megono Wonosobo dan Batang, tapi juga ada versi yang berasal dari Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah. Aslinya, nasi megono merupakan hidangan tradisional dari Pekalongan yang kemudian menyebar ke wilayah sekitarnya, termasuk Batang dan Wonosobo. Terdapat sejumlah ciri khas yang sebenarnya mudah dikenali.

Megono merupakan sajian olahan nangka muda cincang yang sudah dibumbui dan empuk bersama nasi putih. Namun tidak hanya itu, kekhasan menu juga dapat terlihat dari penambahan kelapa parut serta bumbu kaya rempah yang memperkuat rasa. Masih ada juga lauk pelengkap sederhana seperti tempe goreng atau mendoan atau bisa juga berupa ikan asin.

  • Diduga Sudah Ada Sejak Tahun 1930-an

Nasi megono Pekalongan khas Jawa Tengah diduga sudah ada sejak zaman dulu, sekitar tahun 1930-an sehingga bukan termasuk makanan modern. Dengan kata lain, hidangan ini menjadi bagian dari kuliner leluhur masyarakat pesisir Jawa. Jadi warisan turun-temurun masyarakat Pekalongan, nasi ini bertahan sampai sekarang di tengah gempuran makanan modern.

  • Memiliki Fungsi Sakral

Nasi megono berbeda dari nasi kebuli yang dulunya dihidangkan di acara-acara spesial dan kini lebih bisa dikonsumsi sehari-hari. Hidangan Pekalongan ini justru dari dulu memang dikenal sebagai makanan sehari-hari, namun juga memiliki fungsi sebagai persembahan bagi Dewi Sri. Ada makna harapan kelimpahan panen dan rasa syukur kepada alam di baliknya.

  • Makanan Prajurit Kesultanan Mataram

Meski sifatnya legenda, terdapat cerita sejarah yang cukup menarik mengenai nasi megono sebagai makanan bagi prajurit Kesultanan Mataram. Nasi megono dibuat dari bahan seadanya yang berawal dari tahun 1628, masa perang Kesultanan Mataram melawan VOC. Dalam bahasa Jawa terdapat kalimat “merga ana” (karena ada), dari situlah “megono” berasal.

Pada zaman itu, nasi megono Pekalongan sederhana dibuat khusus untuk pasukan Mataram yang kekurangan makanan saat singgah di Pekalongan. Dan karena warga sekitar hanya memiliki bahan seadanya, yaitu terdiri dari kelapa dan nangka muda, diolahlah menjadi nasi megono. Ini juga menjadi alasan mengapa hidangan ini selalu identik dengan kepraktisan.

Nasi Megono Pekalongan

Bahan Utama dan Makna Tiap Elemen pada Nasi Megono

  • Nasi Putih

Selain mengetahui asal-usul nasi megono Pekalongan, ketahui lebih banyak soal komponen hidangan ini beserta makna di baliknya. Seperti halnya nasi putih yang melambangkan kehidupan dan kesejahteraan. Pada konteks megono, nasi putih merupakan komponen dasar penyatu seluruh lauk dan sayur di atasnya yang menjadi pondasi kehidupan manusia.

  • Nangka Muda atau Gori

Nangka muda atau disebut juga dengan gori tidak boleh dieliminasi dari daftar bahan inti dari nasi megono asal Pekalongan. Walau tampak sederhana, nangka muda memiliki makna kesederhanaan dan pemanfaatan apa yang ada. Lebih luas lagi, filosofi ini menunjukkan bahwa hidup tidak harus serba mewah, yang penting selalu berkecukupan dan disyukuri.

  • Kelapa Parut

Kelapa parut termasuk di dalam daftar bahan utama nasi megono Pekalongan yang juga wajib ada. Bahan ini pada pembuatan megono perlu dicampur bersama nangka dan bumbu sampai menyatu dan menawarkan rasa yang sempurna di lidah. Maka tidak heran jika kelapa parut dianggap melambangkan kebersamaan dan keharmonisan di tengah masyarakat.

  • Bumbu Rempah

Nasi megono tidak akan kaya rasa tanpa penambahan bumbu rempah mulai dari bawang hingga kencur, ketumbar dan lainnya. Melalui rasa gurih, manis dan pedas, rempah menunjukkan adanya keharmonisan rasa. Penggunaan variasi rempah ini rupanya memiliki makna keberagaman dan dinamika hidup masyarakat di mana hidup tidak selalu “satu rasa”.

  • Rebon dan Daun Pelengkap

Pada resep nasi megono, Anda pasti akan menjumpai penggunaan rebon atau terasi yang dimaknai sebagai sentuhan kecil pemberi pengaruh besar. Selain penambahan rasa gurih dari rebon, hidangan ini juga biasanya ditambahkan daun pelengkap seperti daun jeruk dan daun salam. Dedaunan ini melambangkan keseimbangan dan ketenangan dalam kehidupan.

Tumpeng Megono Untuk Pindahan Rumah

Baca juga : Tumpeng Megono Untuk Pindahan Rumah

Resep Nasi Megono Komplit Khas Pekalongan

Bahan utama:

  • 1,5 kg nangka muda merah (cincang atau iris halus)
  • 1 buah kelapa sedang (kupas dan parut lebih dulu)
  • 1 buah bunga kecombrang (iris halus)
  • 2 lembar daun salam
  • 3 buah cabai merah (iris tipis menyerong)
  • 4 lembar daun jeruk

Bumbu halus:

  • 5 siung bawang putih
  • 8 siung bawang merah
  • 5 buah cabai rawit merah
  • 5 buah cabai merah keriting
  • 1 sendok teh merica butiran
  • 3 buah kemiri
  • 2 sendok teh gula pasir
  • 2 sendok teh terasi goreng
  • 3 cm kencur tua
  • 1 sendok makan garam

Bahan pelengkap:

  • Nasi putih
  • Cumi hitam
  • Ikan asin
  • Tempe goreng
  • Timun dan daun kemangi

Cara membuat:

  1. Taruh nangka muda cincang di dalam wadah tahan panas, lalu masukkan juga kecombrang yang sudah diiris halus.
  2. Tambahkan kelapa parut, cabai iris, daun jeruk, daun salam, sekaligus bumbu halus.
  3. Aduk menggunakan tangan sampai tercampur rata seluruhnya.
  4. Kukus dalam kukusan panas selama kurang lebih 45 menit atau 1 jam, pastikan nangka empuk dan bumbu meresap.
  5. Jika nangka muda sudah melunak dan bumbu sudah sempurna, angkat lalu dinginkan.
  6. Sajikan bersama nasi putih beserta lauk pelengkapnya.

Menjadi warisan turun-temurun, nasi megono Pekalongan merupakan bagian dari kekayaan kuliner Indonesia yang masih terus dilestarikan. Bahkan menu ini sering hadir di berbagai acara santai maupun formal. Jika Anda membutuhkannya, pesan langsung nasi megono otentik di Royal Tumpeng; hubungi 0812-8760-8239 atau email ke order@royaltumpeng.com.

post
Related Posts
Tips Memilih Catering Berbagai Acara
Tips Memilih Catering Berbagai Acara

Tips Memilih Catering – Saat memilih jasa catering untuk acara memang sebaiknya tidak hanya melihat dari harga saja. Tapi juga Read more

Makna Nasi Kuning dalam Tradisi Syukuran
Makna Nasi Kuning

Makna Nasi Kuning - Tidak hanya nasi putih biasa, namun dalam berbagai acara syukuran pastinya Anda pernah atau mungkin sering Read more

Share

Royal Tumpeng

Royal Tumpeng catering nasi tumpeng yang melayani pesan antar di Jakarta Bekasi Bogor Tangerang dan Depok. Menyediakan variasi nasi tumpeng, seperti tumpeng mini dan karakter. Diantar kurir berpengalaman, GRATIS ongkos kirim.