Bagaimana Cita Rasa Nasi Kebuli – Salah satu masakan yang mempunyai cita rasa sedikit pedas, gurih dan aromatik yang berasal dari rempah-rempahnya yaitu nasi kebuli. Sajian ini memiliki ciri khas tersendiri karena menggunakan beras khusus yang berbiji panjang sehingga berbeda cara pengolahannya.
Bagaimana Cita Rasa Nasi Kebuli? Inilah Cara Pengolahannya Yang Unik
Cara untuk membuat nasi kebuli bisa melalui pengolahan dengan menggunakan bumbu dan rempah khusus. Cara pengolahannya sebenarnya bisa dikatakan cukup mudah. Namun bagi beberapa orang yang masih awam tentunya proses mengolah nasi kebuli terasa cukup sulit.
Dalam memasak nasi kebuli harus menghasilkan cita rasa yang kaya akan rempah-rempahnya. Sehingga untuk pengolahannya membutuhkan cara tersendiri supaya bisa memberikan rasa yang sempurna.
Sebagai salah satu hidangan khas dari Arab ternyata masakan ini sudah banyak beredar di Indonesia. Nasi kebuli melalui tahapan pembuatan yang tidak terlepas dari berbagai bumbu rempah-rempah khas Arab yang disesuaikan dengan citarasa local.
Bagaimana cita rasa nasi kebuli khas Timur Tengah biasanya memang rasanya sangat kaya akan rempah-rempah yang membuat gurihnya semakin tajam. Hal ini dikarenakan, nasi kebuli menggunakan beberapa bahan pilihan seperti daging kambing atau daging ayam, kurma atau kismis dan minyak samin.
Sementara itu, bumbu rempah-rempah yang digunakan pada nasi kebuli yaitu bawang merah, bawang putih, cengkeh, lada hitam, jintan, ketumbar, kayu manis, kapulaga, minyak samin dan pala.
Selain itu, pembuatan nasi kebuli juga bisa disesuaikan pilihan berasnya yang biasanya menggunakan beras basmati. Tetapi, jika tidak bisa menemukan beras basmati bisa memilih beras biasa yang lebih sesuai dengan selera masyarakat lokal.
Ciri Khas Yang Membuat Rasanya Jadi Unik
-
Dimasak dengan Susu, Kaldu Daging dan Minyak Samin
Bagaimana cita rasa Nasi kebuli masakan Timur Tengah memang sangat disukai oleh masyarakat lokal sehingga sangat populer keberadaannya di Indonesia. Bahkan, orang-orang yang baru mencobanya akan langsung menyukai masakan ini. Nasi kebuli memiliki ciri khas dari cita rasanya yang gurih karena untuk proses memasaknya menggunakan susu, kaldu daging dan minyak samin.
Proses memasaknya memang cukup unik karena saat menanak nasi ditambahkan susu kambing dan kaldu daging. Akan tetapi, biasanya orang-orang yang tidak suka dengan susu kambing menggantikannya menggunakan santan.
Selain itu, jika kesulitan untuk mendapatkan susu kambing serta minyak samin, tentunya bahan ini dapat digantikan dengan mentega ataupun butter. Sehingga tetap bisa memperoleh aroma khas dengan cita rasa gurih dari masakan ini namun dengan bahan yang lebih sederhana.
-
Menggunakan Beras Biji Panjang
Nasi kebuli memiliki ciri khas dengan pilihan beras khusus yang dikenal sebagai beras basmati. Beras ini bijinya lebih panjang dibandingkan beras biasa yang pada umumnya ada di Indonesia.
Jika kesulitan mendapatkan beras basmati di daerah sekitar tetap bisa digantikan dengan beras biasa yang disesuaikan terhadap selera. Tetapi jika menggunakan beras basmati yang bijinya panjang tentunya juga memberikan tekstur dan rasa khas yang berbeda pada masakan.
Proses memasak nasi basmati untuk menjadi nasi kebuli sebenarnya gampang-gampang susah. Pengolahannya harus dilakukan secara teliti dan memperhatikan teknik penting supaya tetap menghasilkan nasi kebuli sesuai harapan.
-
Dilengkapi Daging Ayam atau Daging Kambing
Bagaimana cita rasa nasi kebuli yang khas dengan aroma daging lezat yang melengkapinya yang berasal dari olahan daging kambing. Namun, pada beberapa orang yang tidak suka dengan daging kambing karena memang memiliki bau prengus bisa menggantikannya dengan daging ayam.
Proses memasak daging kambing ditumis terlebih dahulu kemudian dicampurkan bersama nasi. Dalam menghadirkan aroma daging yang khas, saat menanak nasi diberikan tambahan minyak samin.
Daging kambing tersebut dimasak bersamaan dengan nasi yang masih setengah matang lalu diolah hingga benar-benar matang dan memiliki tekstur lembut. Beberapa orang menyajikan daging kambing yang sudah dipotong kecil-kecil di dalam olahan nasi kebuli. Selain itu, juga dapat disajikan secara terpisah ataupun dicampurkan langsung pada nasi.
-
Ditaburi Irisan Kismis atau Kurma
Hadirnya nasi kebuli telah dipengaruhi oleh budaya yang asalnya dari Timur Tengah khususnya pengaruh yang berasal dari Yaman berupa kabsa. Selain itu, pengaruh lainnya dari masakan India berupa nasi biryani serta masakan lainnya yang asalnya dari Afghanistan yaitu palaw kabuli.
Karena perkembangannya sajian nasi kebuli saat ini sudah mengalami banyak inovasi dan kreasi yang disesuaikan terhadap selera masing-masing penikmatnya. Seperti ciri khas dari nasi kebuli yang oleh masyarakat local lalu ditambahkan dengan irisan kismis ataupun kurma.
Meskipun, untuk beberapa hidangan nasi kebuli tidak menambahkan kismis atau kurma, namun beberapa orang tetap memberikannya agar menghadirkan cita rasa yang sempurna. Kismis dan kurma ternyata juga membuat rasa dari nasi kebuli sedikit berbeda karena lebih bertekstur serta menjadikan rasanya sedikit lebih asam namun tetap menyegarkan. Sehingga tidak heran jika pilihan ini cocok untuk hidangan nasi kebuli yang kaya akan rempah-rempah untuk menyeimbangkan rasanya agar tidak terlalu tajam.
-
Diberikan Kacang-Kacangan
Ciri khas lain dari nasi kebuli adalah tambahan kacang-kacangan untuk memberikan tekstur krenyes dan gurih. Kacang-kacangan yang sering ditaburkan pada nasi kebuli yaitu kacang almond atau kacang kenari tetapi ini juga bisa disesuaikan pada selera masing-masing.
Sekarang Anda sudah tahu bagaimana cita rasa nasi kebuli yang rasanya gurih memiliki aroma khas dan sedikit pedas. Krena itulah banyak dari masyarakat Indonesia yang menganggap masakan ini sebagai hidangan mewah yang cocok untuk disajikan pada acara istimewa. Jika tertarik untuk melakukannya segera hubungi Royal Tumpeng di 0812.8760.8239 atau email ke order@royaltumpeng.com untuk memilih paket nasi kebuli yang cocok.


