Royal Tumpeng

Home » Blog » Dari Mana Asal Nasi Tumpeng?

Dari Mana Asal Nasi Tumpeng?

Dari Mana Asal Nasi Tumpeng – Hidangan ini memiliki bentuk kerucut yang dilengkapi dengan lauk-pauk di sekelilingnya. Nasi tumpeng biasanya menggunakan nasi kuning, namun ada juga yang menggunakan nasi uduk atau nasi putih biasa. Tumpeng ini asalnya dari Pulau Jawa dan sekitarnya seperti Madura dan Bali yang ditujukan untuk merayakan sebuah peristiwa penting seperti ulang tahun atau kelahiran.

Dari Mana Asal Nasi Tumpeng

Dari Mana Asal Nasi Tumpeng? Ternyata Inilah Tradisi Yang Mengawalinya

Makna nasi tumpeng sangat berhubungan dengan situasi dan kondisi geografis yang ada di Indonesia, khususnya Pulau Jawa yang banyak terdapat gunung berapi di sana. Asal nasi tumpeng yaitu dari tradisi purba penduduk Indonesia yang mengagungkan gunung yang mereka yakini menjadi tempat bersemayam arwah leluhur atau para dewa.

Setelah warga masyarakat Jawa dipengaruhi dan memeluk agama Hindu, nasi berbentuk kerucut memiliki makna agar menyerupai bentuk gunung yang mereka yakini suci dimana para dewa dewi bersemayam.

Dari mana asal nasi tumpeng? Setelah agama Islam hadir di Jawan, tradisi ini dikaitkan dan diadopsi dengan filosofi Islam Jawan. Filosofinya adalah sebagai permohonan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Bagi masyarakat Jawa yang menganut Islam, penyajian tumpeng biasanya dilakukan sebelum perhelatan pengajian Al-Quran.

Tumpeng juga merupakan perwujudan seseorang yang bertekad dan tidak ragu-ragu untuk melakukan segala sesuatu. Sangat penting bagi seseorang untuk mengambil keputusan dengan percaya diri karena perlu dipertimbangkan sebaik mungkin.

Apa yang Identik dengan Ulang Tahun

Penggunaan Nasi Tumpeng

Tumpeng adalah bagian yang tak terpisahkan bagi masyarakat Jawa yang merayakan kenduri tradisional. Kenduri atau perayaan merupakan perwujudan terima kasih dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas hasil panen yang melimpah. Tumpeng acap kali digunakan sebagai suguhan ulang tahun karena memiliki nilai rasa syukur yang berlimpah.

Dalam acara selametan, syukuran atau kenduri, pemotongan pucuk tumpeng setelah dibacakannya doa merupakan sebuah tradisi tak tertulis. Potongan pucuk tumpeng itu pun diberikan kepada seseorang yang paling terhormat, paling penting, paling dimuliakan atau paling dituakan dalam acara tersebut.

Dari mana asal nasi tumpeng? Tradisi tersebut dilakukan untuk memperlihatkan rasa hormat kepada orang-orang tersebut. Lalu tumpeng bisa dinikmati oleh orang-orang yang hadir dalam acara tersebut. Nasi tumpeng ini merupakan bentuk rasa syukur dan terima kasih masyarkaat kepada Tuhan serta merayakan kerukunan dan kebersamaan.

Acara yang menggunakan nasi tumpeng di dalamnya biasany disebut dengan ‘tumpengan’. Contohnya di Yogyakarta terdapat tradisi ‘tumpengan’ yang digelar satu hari sebelum 17 Agustus setiap tahunnya. Tujuanna adalah untuk mengirimkan doa agar Negara selamat dan aman.

Apa Saja Bahan Nasi Tumpeng

Lauk-Pauk Nasi Tumpeng

Lauk-pauk untuk nasi tumpeng memang tidak pernah mutlak. Tetapi pada umumnya tersedia tujuh jenis lauk-pauk yang bertujuan untuk melengkapi arti dari nasi tumpeng ini. Antara lain sambal, timun, urap kacang panjang, perkedel kentang, kering tempe, telur dadar dan ayam suwir. Tujuh jenis lauk-pauk ini mempunyai makna tersendiri yaitu dipilihnya angka tujuh atau pitu yang artinya pitulungan atau pertolongan dalam bahasa Jawa.

Nasi Tumpeng dan Perkembangannya

Nasi tumpeng masih terus dihidangkan oleh masyarakat pada acara-acara tertentu baik yang modern maupun tradisional seiring berkembangnya zaman. Nasi tumpeng ini akan memiliki berbagai macam sentuhan ketika disajikan.

Nasi tumpeng bukan hanya menggunakan nasi putih atau nasi kuning, tetapi dapat juga menggunakan nasi daun jeruk atau bahkan nasi merah. Selain itu, saat ini sudah banyak jasa pembuatan nasi tumpeng yang tidak hanya menyediakan porsi besar untuk dinikmati banyak orang.

Namun juga membuat nasi tumpeng dengan porsi kecil-kecil agar bisa dinikmati per orang. Setiap orang akan memperoleh nasi tumpengnya masing-masing. Dengan demikian setiap orang pun bisa memanjatkan doa menurut kepercayaan mereka masing-masing.

Bagaimana Teknik Pengolahan Nasi Putih untuk Tumpeng

Aneka Tumpeng Tradisional

  • Tumpeng Kendhit

Nasi tumpeng yang satu ini bahan utamanya adalah nasi putih dengan nasi kuning yang melingkar di tengahnya. Makna nasi tumpeng ini berarti sebagai permasalahan hidup yang biasanya dihadapi manusia seperti keberhasilan, kegagalan, kebahagiaan, dan kesedihan. Nasi tumpeng ini merupakan ungkapan rasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas semua hal yang sudah dilewati.

  • Tumpeng Megana

Nasi tumpeng ini biasanya disajikan untuk acara kelahiran bayi. Nasi yang dihidangkan adalah nasi putih yang memiliki makna yaitu lambang kesucian. Tumpeng ini dilengkapi dengan sayuiran hijau di sekelilingnya yang memiliki makna kesegaran. Artinya sang bayi diharapkan selalu dalam keadaan tegar dan segar dalam menghadapi hidup. Namun yang membuatnya jadi unik adalah nasi tumpeng ini juga dilengkapi dengan cabai merah dan telur.

  •  Tumpeng Kapuranto

Dari mana asal nasi tumpeng kapuranto? Tumpeng yang satu ini memiliki keunikan karena nasi yang digunakan warnanya biru. Warna biru itu asalnya dari daun bunga telang yang mengandung banyak antioksidan. Warna biru juga menggambarkan kedamaian, ketulusan, ketenangan dan kesetiaan.

Nasi tumpeng pada umumnya digunakan untuk menghaturkan permohonan maaf. Jadi jika Anda mengirimkan nasi tumpeng, seseorang tersebut pun tentu saja tahu apa tujuan Anda mengirimkan nasi tumpeng tersebut. Tujuannya adalah ingin meminta maaf atas kesalahan yang pernah dilakukan.

Nasi Tumpeng Mini di Jakarta Barat

Aneka Tumpeng Modern

  • Bakso Tumpeng

Bakso ini dibentuk menyerupai nasi tumpeng dengan pendampingnya seperti daun bawang, seledri dan mie kuning di sekelilingnya.

  • Tumpeng Mie Instan

Tumpeng ini menjadi mie instan sebagai bahan utamanya menggantikan nasi. Mie instan ini dibuat seperti tumpeng dengan anek lauk di sekelilingnya seperti tahu balado, cumi hitam, ayam, dan telur.

  • Tumpeng Sushi

Tumpeng ini menghidangkan sushi yang dibentuk seperti tumpeng dengan ragam sushi lainnya di sekelilingnya.

Dari mana asal nasi tumpeng yaitu dari tradisi masyarakat Indonesia khususnya Pulau Jawa dan sekitarnya. Mereka mengagungkan gunung yang diyakini menjadi tempat bersemayam arwah leluhur atau para dewa.

Di zaman modern ini tentunya penggunaan tumpeng pun juga berkaitan dengan penyelenggaraan acara. Jika tertarik menggunakan tumpeng untuk acara Anda segera hubungi Royal Tumpeng di 0812.8760.8239 atau email ke order@royaltumpeng.com.

5/5 - (1 vote)
Share

Royal Tumpeng

Royal Tumpeng catering nasi tumpeng yang melayani pesan antar di Jakarta Bekasi Bogor Tangerang dan Depok. Menyediakan variasi nasi tumpeng, seperti tumpeng mini dan karakter. Diantar kurir berpengalaman, GRATIS ongkos kirim.