Tumpeng Syukuran – Masakan tradisional seperti tumpeng sudah sejak dahulu hadir di berbagai acara syukuran. Dalam budaya Indonesia khususnya di Jawa, memang tumpeng telah lama jadi simbol kuat dalam banyak acara syukuran atau hajatan seperti ulang tahun, kelahiran, dan acara adat atau religi.

Makna tumpeng syukuran sendiri sangatlah banyak, tidak hanya dari nasi kuning tapi juga dari lauk pauk yang melengkapinya. Jadi, kenapa tumpeng telah lama hadir di berbagai acara syukuran di tanah air?
Kenapa Tumpeng Syukuran Hadir di Berbagai Acara Indonesia?
Tumpeng sudah ada sejak lama dari jaman Kerajaan di Jawa dan sampai sekarang masih terus diwariskan dari generasi ke generasi. Awalnya memang menjadi sesembahan dalam ritual adat agama atau kepercayaan lama, namun seiring berjalannya waktu. Maka menjadi bentuk syukur masyarakat adat kepada Tuhan termasuk dalam agama Islam.
-
Tumpeng sebagai simbol rasa syukur pada Tuhan
Nasi pada tumpeng syukuran tradisional tidak hanya menjadi santapan utama, tapi juga membawa simbol yang baik pada acara. Nasi gunungan menyimbolkan hubungan manusia dengan Sang Pencipta dan juga rasa syukur atas keselamatan, rezeki, dan juga keberkahan hidup.
Di dalam tradisi Jawa sendiri, nasi gunungan ini adalah salah satu cara atau bentuk mengungkapkan terima kasih kepada Tuhan. Itulah sebabnya nasi tumpeng sampai sekarang masih disajikan dalam acara syukuran.
-
Warna nasi kuning perlambang kemakmuran, kebahagiaan, dan kekayaan
Tumpeng tradisional menggunakan warna nasi kuning bukan tanpa alasan karena warna kuning yang dibuat dari rempah kunyit ini juga punya makna tersendiri. Makna ini perlambang kemakmuran, kebahagiaan, dan kekayaan di dalam hidup.
Dalam tumpeng syukuran catering, tumpeng kuning ini jadi doa dan harapan bagi tuan rumah atau mereka yang sedang dirayakan. Harapannya kehidupan akan penuh berkah dan kemakmuran, itulah sebabnya nasi kuning tumpeng banyak disajikan pada acara-acara syukuran terutama ketika ingin memulai sesuatu yang baru seperti launching bisnis atau grand opening hingga pindahan rumah.
-
Memberikan kesan acara yang lebih meriah dan eksklusif
Biasanya ketika disajikan nasi tumpeng gunungan maka tentunya ada momen potong tumpeng sebelum tumpeng dimakan. Sama halnya dengan acara potong cake tart dalam acara ulang tahun, hal ini membuat acara semakin lebih berkesan dan tampak ‘wah’ dibandingkan konsumsi jenis lainnya.
Apalagi tidak hanya membuat acara lebih berkesan, namun acara potong tumpeng juga jadi cara membuat segala sesuatunya tampak resmi. Tumpeng bisa menjadi pusat perhatian acara, apalagi kalau diletakkan tepat di tengah sebagai pusat hidangan.
Ini menunjukkan bahwa tumpeng punya posisi yang penting dalam acara syukuran, momen potong tumpeng pun jadi momen yang sakral dan tak dapat tergantikan. Inilah sebabnya tumpeng ada di setiap acara syukuran.
-
Jadi simbol kebersamaan dan kekeluargaan
Nasi tumpeng dihidangkan dalam wadah tampah atau baki berukuran besar, sehingga berbeda dengan nasi box. Dalam acara tumpengan maka makanan memang sengaja dihidangkan untuk dimakan bersama-sama oleh keluarga, tetangga, dan para tamu lainnya.
Tumpeng syukuran untuk acara ini mencerminkan nilai-nilai kekeluargaan dan kebersamaan. Membuat acara tampak lebih akrab di antara para tamu yang datang. Inilah kenapa syukuran dengan nasi tumpeng bisa membuat para tamu lebih kelihatan makin akrab.
-
Lauk pauk yang memberi banyak simbol dan makna
Tumpeng tidak bisa disajikan hanya nasi sendirian, namun di sekelilingnya juga disajikan berbagai macam lauk pauk. Contohnya seperti ayam goreng/bakar, urap, mie goreng, perkedel kentang, dan lain-lain.
Setiap lauk pauk ini memberikan makna dan simbol masing-masing dan juga menjadi lambang keseimbangan hidup. Tiap lauknya memiliki makna tersendiri seperti ayam yang berarti pengendalian diri atau sayuran yang berarti kesuburan hingga hidup yang diharapkan bisa beradaptasi di berbagai kondisi.
Keseluruhan lauk pauk inilah yang membuat nasi tumpeng syukuran gurih dihidangkan pada acara-acara syukuran rumah maupun kantor.
Baca juga : Nasi Tumpeng Mini
Macam-macam Jenis Tumpeng Syukuran di Catering
Nasi tumpeng yang hadir di catering saat ini tidak hanya tumpeng syukuran warna kuning dan berbentuk gunungan saja. Mulai banyak tumpeng yang dimodifikasi menjadi berbagai macam warna dan bahkan bentuknya tidak hanya gunungan atau kerucut.
Beberapa contoh tumpeng tradisional dan modern yang kini hadir di pasaran misalnya:
-
Tumpeng kuning gurih
Ini adalah bentuk tumpeng yang paling tradisional dan banyak dijumpai pada berbagai acara syukuran. Warna kuningnya sendiri terbuat dari rempah kunyit sehingga tetap aman dan bahkan menyehatkan untuk dikonsumsi.
-
Tumpeng hijau gurih
Berbeda dengan tumpeng kuning, tumpeng satu ini memiliki warna hijau yang berasal dari sayuran seperti bayam. Warna hijau ini merupakan salah satu modifikasi warna tumpeng yang juga sampai sekarang masih dihidangkan sebagai alternatif atau variasi tumpeng kuning.
-
Tumpeng putih gurih
Sebetulnya sama halnya dengan nasi tumpeng kuning, tumpeng dengan nasi putih gurih sudah lama dihidangkan pada berbagai acara ritual adat dan keagamaan. Warna putih sendiri melambangkan kesucian dan kemurnian jiwa. Jika di catering seperti Royal Tumpeng maka Anda bisa memesan nasi tumpeng putih gurih maupun tumpeng putih biasa.
Nasi tumpeng di atas adalah contoh-contoh tumpeng syukuran yang banyak dicari oleh customer Royal Tumpeng. Biasanya mereka sengaja pesan dengan layanan delivery order kami melalui 0812 8760 8239 atau email di order@royaltumpeng.com. Tentunya untuk berbagai acara syukuran pribadi di rumah maupun acara syukuran di kantor hingga acara-acara di Lembaga pemerintahan.
