Kenapa Nasi Tumpeng Rata-Rata Berwarna Kuning – Masakan ini memiliki warna kuning yang khas karena dimasak bersama bumbu kuning khusus. Warna kuning pada tumpeng melambangkan kekayaan, kemakmuran dan kemuliaan sehingga selalu dihadirkan di acara penting.
Kenapa Nasi Tumpeng Rata-Rata Warnanya Kuning?
-
Filosofi
Makanan ini seringkali disajikan di berbagai acara penting seperti upacara adat, pernikahan, ultah, dsb. Pada mulanya penyajian nasi kuning ini hanya dilakukan oleh orang-orang yang memiliki status sosial tinggi atau pernikahan yang diselenggarakan oleh kaum bangsawan.
Sebutan nasi kuning sendiri berasal dari penggunaan olahan nasi yang berwarna kuning. Sedangkan untuk warna pada nasi tersebut dihasilkan dari bumbu kunyit yang dijadikan sebagai bahan utama untuk pembuatannya. Kunyit tidak hanya bisa memberikan warna kuning akan tetapi juga bisa memberikan aroma dan rasa yang enak pada sajian nasi kuning.
Uniknya nasi kuning ini sendiri juga digunakan sebagai bahan utama untuk pembuatan tumpeng. Hidangan khas dengan nasi yang berwarna kuning ini memiliki makna tersendiri dengan filosofi yang mendalam.
Warna kuning yang digunakan pada masakan ini dianggap sebagai lambang kejayaan, keemasan, kemegahan dan kebesaran. Hidangan inilah yang mengandung harapan untuk keberhasilan, kejayaan dan kemakmuran serta menjunjung budaya hingga kearifan lokal.
-
Sejarah dan Makna
Sejarah kenapa nasi tumpeng rata-rata berwarna kuning tentunya berhubungan erat dengan budaya yang ada di Indonesia. Sebagai masakan yang berasal dari negara yang kaya akan rempah-rempah maka untuk membuat nasi kuning juga menggunakan berbagai rempah.
Rempah untuk memasak nasi kuning cukup banyak seperti kunyit, serai, daun pandan hingga daun jeruk. Berbagai rempah itulah yang dapat memberikan cita rasa khas nasi kuning dan menjadikan tampilannya berwarna kuning sempurna.
Nasi kuning yang menggunakan warna kuning tersebut digunakan untuk melambangkan keceriaan, kesejahteraan dan kemakmuran. Dengan begitu nasi kuning sering disajikan di berbagai acara penting ataupun perayaan yang memiliki kesan positif dan cerah.
-
Bentuk Penyajian Khusus
Dalam menyajikan nasi kuning biasanya dibuat menjadi tumpeng dengan bentuknya yang khas yaitu kerucut. Masyarakat telah mempercayai bahwa nasi tumpeng yang dibuat dengan bentuk ini dianggap sebagai simbol gunung.
Kepercayaan masyarakat tersebut memiliki alasan mendalam karena pulau Jawa dikelilingi oleh gunung berapi dan karena masyarakat Jawa sangat memuliakan gunung. Karena itulah pembuatan tumpeng yang berbentuk kerucut dipercaya sebagai lambang komunikasi antara manusia dan Tuhannya. Komunikasi juga harus bisa berjalan dengan baik untuk membuat terkabulnya harapan manusia.
Sajian nasi tumpeng juga dilengkapi dengan berbagai lauk pauk yang beragam dan digunakan sebagai lambang pentingnya memiliki etos kerja yang matang. Sehingga dalam penyajian tumpeng diharapkan bahwa setiap tindakan yang dilakukan sudah dipikirkan dengan baik.
Sedangkan untuk lauk pauk yang bervariasi juga memiliki simbol kerukunan dan kebersamaan. Sehingga nasi kuning sangat cocok untuk nasi tumpeng yang berhubungan erat pada suatu perayaan yang menjadi ungkapan rasa syukur dari nikmat yang diberikan oleh Tuhan.
Makna Filosofis Yang Terkandung dalam Bentuk dan Warna Tumpeng
Makna kenapa nasi tumpeng rata-rata berwarna kuning berasal dari tradisi yang terdapat di Indonesia. Budaya Indonesia melambangkan warna kuning yang digunakan pada tumpeng sebagai gunung emas yang memiliki makna kemakmuran, kekayaan dan moral yang luhur.
Penyajian nasi tumpeng seringkali dihadirkan di acara syukuran ataupun acara gembira misalnya pernikahan, kelahiran dan tunangan. Nasi kuning dalam bentuk tumpeng memiliki makna dan filosofis tersendiri sebagai makanan yang membawa sejarah panjang hingga saat ini.
Di dalam tradisi Bali tentunya warna kuning pada nasi tumpeng sebagai salah satu dari empat warna keramat. Warna keramat yang dipercayai oleh masyarakat Bali selain kuning yaitu putih, hitam dan merah.
Tidak heran jika nasi kuning juga menjadi sajian utama di acara upacara kuningan oleh masyarakat di Indonesia. Tradisi masyarakat Bali ini sangat kental dan masih berjalan dan dilakukan dengan sajian nasi tumpeng warna kuning sebagai ciri khasnya.
Tips Mencetak Nasi Tumpeng
Filosofis kenapa nasi tumpeng rata-rata berwarna kuning karena memiliki makna tersendiri tentunya dalam mencetaknya juga harus dilakukan hati-hati. Pembuatan tumpeng sebenarnya tidak mudah jika mau menghasilkan cetakan yang sempurna.
Saat ini Anda dapat menemukan banyak sekali cetakan yang bisa digunakan untuk membuat nasi tumpeng. Namun sayangnya meskipun sudah menggunakan cetakan tetapi sering kali hasilnya tetap tidak bagus. Karena itulah Anda harus memperhatikan beberapa hal jika ingin nasi tersebut dicetak dengan sempurna seperti:
- Sebelum membuat nasi pertama tentukanlah terlebih dahulu warna nasi yang ingin dibuat karena warna tersebut akan menentukan makna tumpengnya.
- Memilih beras yang kualitasnya baik dengan warna yang putih bersih dan bisa menghasilkan tekstur yang pulen
- Jika ingin agar nasi pulen bisa juga dengan mencampurkan setiap satu liter beras dan menambahkan 200gram beras ketan kemudian direndam selama 1 jam. Setelah itu beras dikukus sampai setengah matang. Lalu nasi setengah matang tersebut dimasak bersama santan dan diberikan bumbu sesuai warna yang diinginkan. Apabila ingin menghidangkan warna kuning maka bisa ditambah dengan serai, kunyit dan daun salam
- Jika Anda ingin membuat butiran nasi terlihat mengkilap caranya adalah dengan menambahkan perasan jeruk nipis. Caranya adalah dengan dituangkan saat memasak nasi kemudian diaduk sampai merata. Setelah itu beras aron didiamkan selama 15 menit pada panci yang tertutup supaya mendapatkan tekstur yang padat dan bagus saat nantinya dicetak untuk tumpeng
- Jangan lupa untuk memberikan lapisan pada ujung dalam cetakan menggunakan daun pisang supaya saat cetakannya dibalik nasi tidak lengket dicetakan dan mudah untuk dilepas. Masukkan nasi pada cetakan saat masih dalam keadaan panas sembari ditekan supaya lebih padat dan tidak mudah retak ketika dibalik.
Kenapa nasi tumpeng rata-rata berwarna kuning? Masakan yang satu ini memiliki warna kuning karena memang dipercaya sebagai lambang kemakmuran, kemuliaan dan kekayaan. Sedangkan warna kuning yang ada pada nasi tumpeng tersebut berasal dari kunyit sebagai bahan utamanya. Jika tertarik untuk menggunakan tumpeng berwarna kuning sebagai konsumsi pada acara Anda segera hubungi Royal Tumpeng di 0812.8760.8239 atau email ke order@royaltumpeng.com.



